"GALAU? aku ga mau tau lebih tentang galau, jangan kenalin aku ke galau dan jangan bikin aku galau."
andai saja semudah itu menghindari kegalauan,mungkin dunia ini tidak akan ada yang takut untuk galau, tapi kenyataannya berlawan, galau bisa datang tiba-tiba, tapi galau juga bisa pergi tiba-tiba. Menurut riset tidak ada orang yang tidak pernah galau, semua orang merasakan kegalauan.
galau tidak selamanya berujung air mata men, tapi bisa jadi air mata di sebabkan oleh kegalauan. Tapi sebenernya dari kegalauan kita bisa mengambil sisi positifnya, contohnya dengan galau orang bodoh akan tau bahwa mereka terlalu bodoh untuk mengejar harapan bodoh yang telah ia buat.
Galau itu sebuah proses berkaca, sebuah proses melihat apa dan siapa diri anda, yang kemudian dapat di gunakan untuk memperbaiki anda di masa depan. Jangan selalu menghadapi kegalauan denga air mata belajarlah menikmati kegalauan dan meresapi makna positif kegalauan itu sendiri.
Yang saya tau galau itu manusiawi, tapi letak kesalahannya saat kita berlarut-larut menikmati kegalauannya. so bergalaulah tapi jangan lama-lama.
tulisan ini di kutip dari orang yang sedang Galau
Rabu, 19 Maret 2014
Senin, 17 Maret 2014
Hidup itu Apa?
Benarkah hidup ini pilihan? jika
benar mengapa kita tidak lagi bebas memilih apa yang kita inginkan,jika benar
mengapa kita tidak lagi bisa menjadi diri sendiri,jika ia mengapa semua orang
yang berusaha menjadi diri sendiri selalu menjadi kaum minoritas. Jika memang
hidup ini pilihan mengapa ada yang di atas dan mengapa ada yang di bawah tanpa
pernah mereka bisa memilih, jika memang benar mengapa masih ada orang yang
hidup di bawah penderitaan yang sebenarnya tidak mereka pilih. Jika memang
hidup ini pilihan mengapa masih ada aturan, untuk apa aturan di ciptakan?
Salahkah saya berpersepsi jika aturan tercipta bukan untuk meluruskan melainkan
untuk membatasi.
Salahkah
jika saya berpersepsi bahwa hidup adalah sebuah permainan yang akan berakhir
ketika kamu mati tanpa pernah melihat seberapa besar score yang kamu miliki,
yang jika kamu berhasil melewati suatu tantangan akan muncul tantangan yang
lebih sulit di level yang lebih tinggi. Salahkah jika saya berfikir hidup tak
lebih hanya sebuah praktikum yang jika praktikum berakhir maka kita di
perintahkan melaporkan hasil praktikum yang telah di jalankan. Manusia itu
seperti kipas angin yang tidak berguna jika tidak bergerak,maka bergeraklah aku
agar menjadi sesuatu yang berguna. Belajarlah menjadi kamus yang walaupun diam
tapi dia bisa mengartikan apa yang di cari. Tidak perlu menjadi anjing yang
hanya menjilat untuk mendapatkan keuntungan, atau kucing yang bermuka manis
untuk mendapatkan yang dia inginkan. Saya bukan
apa-apa, maka dari itu saya berusaha untuk menjadi apa-apa, tapi ingat mungkin
ini bukan apa-apa dan tetap tidak akan menjadi apa-apa jika anda menganggap ini
bukan apa-apa. Lalu apa itu hidup? Hidup itu bukan apa-apa jika anda tidak
melakukan apa-apa,hidup hanya akan menjadi apa-apa ketika anda berusaha untuk
membuatnya menjadi apa-apa.
Kamis, 13 Maret 2014
when love was wrong
Akhir – akhir ini kata cinta kerap menjadi topic perbincangan
saya dan teman- teman, di mulai dari membicarakan siapa yang orang yang mereka
cinta sampai sharing tentang cinta. Tapi ada kegelian ketika yang menyadari
bahwa saya sendiri tidak bisa mendifinisikan apa itu cinta, bagaimana cinta
bisa terjadi dan kenapa cinta selalu identik dengan pacaran? Yang sampai saat
ini saya belum menemukan jawabannya. Bicara tentang cinta sekilas memang
sepertinya cinta itu indah,bahagia,senang dan lain sebagainya, namun terkadang
yang perlu kita ingat adalah cinta itu bisa juga berujung menyedihkan,menggalaukan
bahkan mematikan. Seperti grafik –
grafik ilmu ekonomi yang selalu ada naik dan ada turun begitulah cinta merasuki
hati manusia, ada kalanya anda akan berada dalam satu kejenuhan, ada kalanya
pula anda merasa dalam keadaan cinta secinta-cintanya, ada pula keadaan di mana
anda harus mencoba sirkuit baru untuk mendapatkan cinta anda. Dari segala hal
cinta dan polemiknya, mungkin galau atau putus cintalah yang dapat di katakan sesuatu
yang paling menyeramkan. Galau adalah keadaan di mana hati menjadi
bimbang,nyesek,dan gelisah berada dalam satu hati dalam kurun waktu tertentu. Keadaan
galau lah yang cukup menjanjikan setan untuk menelusup ke dalam hati manusia,
dan kemudian menyesatkannya. Jika di Tanya tentang galau saya rasa tidak ada
manusia yang tidak pernah galau, yang membedakan hanya kadar kegalauannya
,kurun waktunya, dan cara pengendaliannya. Bertentangan dengan galau ada
beberapa kata yang mungkin bisa menjadi nilai plus untuk cinta. Yang pertama
adalaha “kasmaran” kasmaran adalah keadaan dimana anda merasakan suatu getaran
gelombang yang menggetarkan hati anda ketika seseorang dating atau melintas di
sekitar pelataran jarak pandang anda. Kata yang kedua adalah “jadian”,jadian
adalah keadaan di mana anda telah mendapatkan persetujuan seseorang yang anda
cintai untuk menjaga komitmen bersama dan melaksanakan cinta bersama pula[haha
ngawur]. Lanjut balik lagi ke judul “when love was wrong” ketika cinta telah
salah, maka dengan sekejap semua berubah tai kucing yang dulu menjadi coklat
kini telah berubah menjadi tai kebo, seketika itu pula mulai muncul rintihan
kegalauan yang mempunyai kemungkinan menyebabkan kematian. Kembali bicara galau
sangat bodoh rasanya sesorang mengakhiri hidupnya karna kegalauannya. Untuk itu
saya mengajak teman-teman untuk merubah mind set tentang cinta yang indah,
tidak selamanya cinta itu indah terkadang ada kalanya cinta berada dikurva
bawah menguji seberapa kuat cinta yang kita miliki. Jika saya ibaratkan cinta
itu pelangi maka kita perlu mengingat bahwa pelangi itu
memang muncul setelah hujan, tapi ingat tidak semua hujan berujung dengan
pelangi, terkadang kita harus memperjuangkan cinta lebih keras,
mempertahankan cinta lebih kuat, dan bahkan harus berpindah ke cinta yang lain untuk
menuai cinta yang sesungguhnya. Dan terkadang pula cinta tidak harus selalu
bersama terkadang kita harus di pisahkan terlebih dahulu untuk mempersiapkan
diri lebih baik untuk menjadi sesuatu yang di sebut KITA.
Minggu, 09 Maret 2014
Cinta Dan Kewirausahaan
Mendengar kata cinta saya hampir yakin kalian semua akan
berfikir tentang indah,perasaan, aku dan kamu slamanya, dan yang terakhir
bullshit[hahaha]. Semacam sebuah pepatah yang mengatakan jatuh cinta ibarat tai
kucing rasa coklat. Bayangkan betapa bahayanya cinta mendoktrin pikiran anda,
merubah tai kucing menjadi sebuah coklat. Bicara tentang cinta tidak jauh dari
pacaran,ldr,jomblo,betul? Ketiga ungkapan yang menggambarkan situasi dan
kondisi cinta[hubungan] seseorang. Lanjut membahas cinta, baru beberapa hari
yang lalu saya menyadari bahwa cinta itu memiliki teori yang sama dengan teori
berwirausaha. Sekilas memang tidak terlihat persamaan orang pacaran dengan
orang berwirausaha, tapi jika kita perhatikan secara seksama mereka berdua
memiliki kesamaan. Semisal dalam
berwirausaha yang anda inginkan pasti mendapatkan keuntungan begitu juga dalam
cinta,dalam hal cinta anda pasti ingin mendapatkan sesorang yang ada idamkan
(dalam hal ini cinta dan kewirausahaan memilki kesamaan dalam hal tujuan).
Selanjutnya yang kedua dalam berwirausahaa anda harus pandai-pandai membaca
peluang,begitu juga dalam hal percintaan anda harus pandai-pandai membaca
peluang sehingga anda mampu memilih target yang benar-benar bisa anda dapatkan.
Tapi ingat banyak pengusaha yang sukses mengajarkan bahwa jangan terlalu
memikirkan resiko karna jika kita terlalu banyak memikirkan resiko maka kita
kita akan sulit memulai usaha, hal ini pula juga bisa kita terapkan dalam hal
cinta, anda harus benar-benar menjadi seseorang yang berani menerima segala
resiko dalam hal memperjuangkan cinta kita sehingga dengan begitu kita dapat
melangkah dengan pasti untuk mendapatkan cinta yang pasti pula. Dan saat usaha
anda gagal maka yang harus anda lakukan adalah mengevaluasinya dan membuat
langkah baru atau strategi baru untuk melangkah lagi bukan menjadi seseorang
yang menyesali kegagalan anda. Begitu pula jika anda gagal
mempertahankan cinta anda evaluasilah diri anda dan buatlah langkah baru dengan
strategi baru,bukan malah menjadi seseorang yang teracuni oleh kegalauannya J. Seperti saat usaha
baru anda lebih berkembang,sudah sepatutnya anda berterimakasih kepada
kegagalan yang telah menunjukkan jalan menuju keberhasilan,begitu juga ketika
anda sudah merasa mendapatkan seseorang yang anda rasa terbaik untuk
anda,berterikasihlah kepada mantan anda yang telah mengajarkan cara mencintai
yang lebih baik. Hal baik yang dapat kita ambil
adalah kita dapat menyelaraskan antara sesuatu yang sebenernya tidak relevan,menjadi
relevan dengan hanya sedikit merenunginya, ingatlah tuhan tidak pernah
membatasi kita dengan hanya menyelesaikan masalah melalui satu cara,bukanah Dia
mengizinkan kita menyelesaikan masalah dengan berbagai macam cara,lakukanlah
yang terbaik untuk jadi yang terbaik.
Selasa, 04 Maret 2014
Kenapa Harus Kakus?
Mungkin ketika anda membaca blog yang telah saya buat, seketika itu juga muncul pertanyaan di benak anda, kenapa harus kakus?
seperti kita semua ketahui kakus adalah tempat untuk buang air[baca hajad] yang pasti semua orang tidak asing dengan tempat ini[kecuali orang-orang yang suka buang hajad di celana], mungkin dapat kita filosofikan kakus itu adalah suatu tempat di mana kita akan mengikhlaskan apa yang telah kita buang tanpa mengungkit-ngungkitnya kembali di masa depan. selain itu bagi saya kakus adalah suatu wadah [tempat] berfikir,menemukan ide,menginstrospeksi diri dan mengkhayal. Secara sederhana kakus dapat di samakan menjadi private room atau suatu ruangan yang memberi kenyamanan baik kenyamanan dari segi fikiran ataupun kenyamanan dari segi kebutuhan.
Dari kakus kita dapat belajar bahwa sesuatu yang kita pandang kotor,mejijikkan ternyata sebenernya memiliki manfaat yang luar biasa.
Mari kita analogikan kakus kedalam kehidupan kita, kita terkadang terlalu cepat menilai seseorang bahkan terkadang hanya dari segi penampilan "ah ga keren", "ah cupu" , "ish lihat deh jijik", pernahkah anda sadari terkadang apa yang anda hina atau seseorang yang anda hina tersebut memliki kemampuan yang lebih dari kita, bahkan terkadang dalam keadaan tertentu justru sesuatu yang menurut kita hina tersebutlah yang akan menolong kita di saat kita membutuhkan. lalu bagaimana perasaan anda ketika anda sangat membutuhkan sesuatu yang hina tersebut namun kebutuhan anda tidak terpenuhi? tentu itu semua akan memiliki dampak. dari uraian di atas mari mulai sekarang kita rubah mind set kita, cobalah menghargai segala hal ataupun setiap orang yang ada di sekitar anda karna kita kelak pasti akan membutuhkannya.
seperti kita semua ketahui kakus adalah tempat untuk buang air[baca hajad] yang pasti semua orang tidak asing dengan tempat ini[kecuali orang-orang yang suka buang hajad di celana], mungkin dapat kita filosofikan kakus itu adalah suatu tempat di mana kita akan mengikhlaskan apa yang telah kita buang tanpa mengungkit-ngungkitnya kembali di masa depan. selain itu bagi saya kakus adalah suatu wadah [tempat] berfikir,menemukan ide,menginstrospeksi diri dan mengkhayal. Secara sederhana kakus dapat di samakan menjadi private room atau suatu ruangan yang memberi kenyamanan baik kenyamanan dari segi fikiran ataupun kenyamanan dari segi kebutuhan.
Dari kakus kita dapat belajar bahwa sesuatu yang kita pandang kotor,mejijikkan ternyata sebenernya memiliki manfaat yang luar biasa.
Mari kita analogikan kakus kedalam kehidupan kita, kita terkadang terlalu cepat menilai seseorang bahkan terkadang hanya dari segi penampilan "ah ga keren", "ah cupu" , "ish lihat deh jijik", pernahkah anda sadari terkadang apa yang anda hina atau seseorang yang anda hina tersebut memliki kemampuan yang lebih dari kita, bahkan terkadang dalam keadaan tertentu justru sesuatu yang menurut kita hina tersebutlah yang akan menolong kita di saat kita membutuhkan. lalu bagaimana perasaan anda ketika anda sangat membutuhkan sesuatu yang hina tersebut namun kebutuhan anda tidak terpenuhi? tentu itu semua akan memiliki dampak. dari uraian di atas mari mulai sekarang kita rubah mind set kita, cobalah menghargai segala hal ataupun setiap orang yang ada di sekitar anda karna kita kelak pasti akan membutuhkannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
