Lama gak ngeblog hati gua tergugah oleh sebuah statement dari sahabat gua sebut saja "uda" dia berkata"Percayalah, anda bisa menggapai bintang, karena bintang di langit itu banyak, masa' satu aja gak bisa lo gapai ?" nah gua balik tanya lah sama dia "hampir 8000 wanita di kampus kita 5000 yang cantik kenapa lo masih jomblo?" untuk dapetin cewe aja belum bisa apa lagi harus ngegapai bintang ya gak?
untuk keadaan tertentu memang kita harus menjadi seorang yang memiliki khayalan atau lebih tepatnya mimpi sebagai acuan kita melangkah kedepannya,tapi pliss buat mimpi itu harus realistis men jangan terlalu tinggi nian, nanti jatuhnya sakit. contoh mimpi yang realistis adalah lo mimpi jadi caleg misalnya,atau jadi presiden misalnya. Bertolak dari contoh tersebut lo masih bisa memiliki kemungkinan untuk mewujudkannya. sementara beda dengan mimpi yang tidak realistis misalnya lo mau gapai bintang itu sama aja kayak lo mau jadi farhat abbas kalo mau jadi dia ya gak bakal bisa yang lo bisa mungkin menyerupai dia. "tetaplah berada di lingkaran yang seharusnya"
gua analogikan kayak gini nih, saat lo ngejar mimpi, lo pasti juga tau kan mana pintu yang terbuka untuk lo dan mana pintu yang udah nutup buat lo, kalo ternyata pintu yang ketutup itu adalah yang kita harapkan pasti kebanyakan orang selalu mundur ketika ngerasa pintu yang dia cari ternyata udah ketutup, kadang kita lupa kalo pintu yang nutup itu masih bisa kita dobrak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar